Suatu hari ada seorang nenek dan kakek pergi mncari cangkir. Nenek dan kakek itu berhenti didepan toko cangkir, nenek dan kakek itu kemudian terpesona melihat sebuah cangkir indah. Sesaat kemudian mereka menyentuhnya sambil berkata "Wahhh cantik, indah sekali". Tanpa diduga cangkir tersebut menjawab "Terimakasih, sebelum aku menjadi indah seperti ini, aku harus melalui proses panjang dan menyakitkan, awalnya aku adalah seongok tanah liat yang kotor dan hina, yang diambil oleh seorang pengrajin, proses pertama aku diremas keras olehnya, SAKIIIIT !!!! teriakku, tapi orang itu terus meremasku, sehingga terbentuklah bentuk yang indah, aku kira sudah selesai, tapi ternyata belum. Kemudian aku dimasukkan ke dalam oven yang panasnya seperti panas terbakar, SAKITTT, PANASS PANAS!!!! teriakku, tapi tetap orang itu tidak menggubrisku. Selesai aku di oven aku kira sudah selesai, tetapi belum juga selesai penderitaan dan siksaan yang aku rasakan ini. Lalu pengrajin itu melumuriku dengan cat yang baunya sangat menusuk ke hidungku. Aku bertanya dalam hati (kenapa semua penderitaan ini terjadi) dan sesaat kemudian, aku melihat diriku didepan cermin, Ya Tuhan cantik sekali diriku. Aku tersadar, ternyata orang itu menyiksaku agar aku dapat terlihat cantik agar dapat dilirik oleh orang banyak"..... Nenek dan kakek itu tersenyum mendengar kisah si cangkir itu.
Dalam cerita ini dapat kita ambil hikmah ..... "Tuhan selalu memberi kita ujian dalam hidup. jangan putus asa! karena ujian-ujian tersebut adalah proses untuk kita, agar dapat terlihat INDAH oleh banyak orang"
cangkir cantik :')
Diposting oleh
Nn. Yulianti
|
/
hug and kiss from bonz :')
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








0 komentar:
Posting Komentar